Inflasi November 2024 Melesat 0,30%, Ini Pemicunya
Senin, 02 Desember 2024 - 12:33 WIB
Menurut Amalia, inflasi bulanan pada November 2024 lebih tinggi dibandingkan Oktober 2024 tetapi masih lebih rendah jika dibandingkan November 2023.
"Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi terbesar adalah makanan, minuman dan tembakau dengan inflasi sebesar 0,78% dan memberikan andil inflasi sebesar 0,22%," jelasnya.
Baca Juga: Bulog Bukan Lagi BUMN, Bakal Langsung di Bawah Prabowo
Komoditas yang mendorong inflasi pada kelompok ini adalah bawang merah dan tomat, yang masing-masing memberikan andil inflasi sebesar 0,10 persen.
Sementara itu, terdapat komoditas lain yang memberikan andil inflasi antara lain, emas perhiasan 0,04%, daging ayam ras dan minyak goreng 0,03%, bawang putih, ikan segar, sigaret kretek mesin, tarif angkutan udara dan kopi bubuk 0,01%.
"Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi terbesar adalah makanan, minuman dan tembakau dengan inflasi sebesar 0,78% dan memberikan andil inflasi sebesar 0,22%," jelasnya.
Baca Juga: Bulog Bukan Lagi BUMN, Bakal Langsung di Bawah Prabowo
Komoditas yang mendorong inflasi pada kelompok ini adalah bawang merah dan tomat, yang masing-masing memberikan andil inflasi sebesar 0,10 persen.
Sementara itu, terdapat komoditas lain yang memberikan andil inflasi antara lain, emas perhiasan 0,04%, daging ayam ras dan minyak goreng 0,03%, bawang putih, ikan segar, sigaret kretek mesin, tarif angkutan udara dan kopi bubuk 0,01%.
(nng)
Lihat Juga :