Bonus Demografi Tantangan Menuju Indonesia Emas, Mendag: Kuncinya SDM Berkualitas
Senin, 31 Agustus 2020 - 20:02 WIB
Karena itu, Indonesia membutuhkan SDM yang unggul, memiliki kreativitas, inovasi, dan kecepatan untuk mampu bersaing secara global sehingga mampu menempati diri dengan bangsa-bangsa lain di dunia.
"Era globalisasi telah menghilangkan batas batas antar negara khususnya pada bidang perdagangan, untuk dapat tampil inilah dalam kancah perekonomian dunia, Indonesia harus dapat mengelola potensi ekonomi, memajukan kapasitas perdagangan dan industri serta meningkatkan kualitas SDM," kata dia. (Baca juga: Orang Dalam Industri Korea Ungkap Perilaku Para Idol K-pop, dari BTS hingga TWICE )
Oleh karena itu, kata Agus, melalui Pusat Pendidikan, Pelatihan Perdagangan, Kementerian Perdagangan, akan bekerja keras dalam mendukung prioritas pemerintah untuk menciptakan SDM yang unggul dan kompeten.
"Saat ini paradigma diklat sudah berubah menjadi pengembangan kompetensi. Diklat yang konvensional dituntut untuk lebih efektif dan lebih efisien dengan penggunaan teknologi informasi. Metode belajar harus dapat dimanfaatkan dari berbagai sumber tidak hanya bergantung pada pengajar tetapi harus mampu mencapai cita-cita ASN di tahun 2024," kata dia.
"Era globalisasi telah menghilangkan batas batas antar negara khususnya pada bidang perdagangan, untuk dapat tampil inilah dalam kancah perekonomian dunia, Indonesia harus dapat mengelola potensi ekonomi, memajukan kapasitas perdagangan dan industri serta meningkatkan kualitas SDM," kata dia. (Baca juga: Orang Dalam Industri Korea Ungkap Perilaku Para Idol K-pop, dari BTS hingga TWICE )
Oleh karena itu, kata Agus, melalui Pusat Pendidikan, Pelatihan Perdagangan, Kementerian Perdagangan, akan bekerja keras dalam mendukung prioritas pemerintah untuk menciptakan SDM yang unggul dan kompeten.
"Saat ini paradigma diklat sudah berubah menjadi pengembangan kompetensi. Diklat yang konvensional dituntut untuk lebih efektif dan lebih efisien dengan penggunaan teknologi informasi. Metode belajar harus dapat dimanfaatkan dari berbagai sumber tidak hanya bergantung pada pengajar tetapi harus mampu mencapai cita-cita ASN di tahun 2024," kata dia.
(ind)
Lihat Juga :