Bos Nvidia Investasi AI di Vietnam Rp3 Triliun, Datang ke Indonesia Cuma Isi Forum

Minggu, 08 Desember 2024 - 10:33 WIB
Pabrik ini akan menerima 127 sistem server Nvidia HGX H100 bulan ini untuk melengkapi fasilitas AI-nya, setelah menerima lampu hijau dari pihak berwenang AS, kepala eksekutif FPT Smart Cloud Le Hong Viet mengatakan kepada The Business Times dalam sebuah wawancara di bulan November.

Chip AI Nvidia tunduk pada aturan kontrol ekspor AS, yang memberlakukan persyaratan lisensi tambahan untuk ekspor teknologi penting ke beberapa negara, termasuk Vietnam. Namun, Viet mengatakan bahwa ada kebutuhan bagi Vietnam untuk mendirikan lebih banyak pusat data generasi baru karena pusat data yang ada saat ini masih bersifat tradisional, dan belum dioptimalkan atau ditingkatkan untuk penyebaran infrastruktur AI yang efisien.

Awal bulan ini, PM Vietnam mendesak AS untuk mencabut pembatasan ekspor teknologi tinggi di negara Asia Tenggara tersebut, yang diklasifikasikan sebagai salah satu negara yang dikontrol karena alasan keamanan nasional dan ekonomi non-pasar oleh negara Barat. Hal ini terjadi dalam konteks hubungan yang semakin erat antara Vietnam dan AS, yang meningkatkan hubungan bilateral mereka menjadi kemitraan strategis yang komprehensif pada bulan September lalu.

Baca Juga: 7 Negara Tampak Kaya tapi Ternyata Sangat Miskin, Indonesia Salah Satunya

Huang melakukan kerja sama di Vietnam setelah kunjungannya ke Thailand dan Indonesia selama beberapa bulan terakhir untuk mendukung infrastruktur AI di negara-negara Asia Tenggara tersebut. Tahun lalu, Nvidia juga mengumumkan kemitraan untuk membangun pusat data AI senilai RM20 miliar atau USD6,1 miliar di Malaysia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!