Tanda-tanda Ekonomi Rusia Mulai Terpuruk, Putin Diambang Kesulitan
Senin, 09 Desember 2024 - 20:18 WIB
Connolly juga menegaskan, tekanan inflasi yang semakin meningkat membuat Putin sulit untuk mengabaikan kebijakan suku bunga tinggi yang diterapkan Nabiullina. Inflasi Rusia tercatat mencapai 8,5% pada Oktober 2024, memperburuk kondisi perekonomian yang sudah tertekan.
Kini, kekurangan tenaga kerja semakin memperburuk situasi ekonomi Rusia. Nabiullina mengatakan pada Oktober bahwa tenaga kerja cadangan sudah tidak lagi tersedia dalam perekonomian. Sementara, ekonom di Capital Economics, William Jackson, juga menyatakan kepada Telegraph, retakan sudah mulai muncul di sektor-sektor utama ekonomi Rusia.
Baca Juga: Rezim Assad Tumbang, Israel Berharap Temukan Jasad Legenda Mossad Eli Cohen
Nabiullina menambahkan bahwa permintaan pasar kini jauh melampaui kapasitas produksi ekonomi Rusia. "Di beberapa sektor, hampir tidak ada peralatan yang tidak terpakai, bahkan mesin yang sudah usang sekalipun," ungkapnya, memperlihatkan kesulitan besar yang dihadapi sektor industri Rusia dalam memenuhi permintaan yang terus meningkat.
Kini, kekurangan tenaga kerja semakin memperburuk situasi ekonomi Rusia. Nabiullina mengatakan pada Oktober bahwa tenaga kerja cadangan sudah tidak lagi tersedia dalam perekonomian. Sementara, ekonom di Capital Economics, William Jackson, juga menyatakan kepada Telegraph, retakan sudah mulai muncul di sektor-sektor utama ekonomi Rusia.
Baca Juga: Rezim Assad Tumbang, Israel Berharap Temukan Jasad Legenda Mossad Eli Cohen
Nabiullina menambahkan bahwa permintaan pasar kini jauh melampaui kapasitas produksi ekonomi Rusia. "Di beberapa sektor, hampir tidak ada peralatan yang tidak terpakai, bahkan mesin yang sudah usang sekalipun," ungkapnya, memperlihatkan kesulitan besar yang dihadapi sektor industri Rusia dalam memenuhi permintaan yang terus meningkat.
(nng)
Lihat Juga :