LSware Komitmen Bangun Kolaborasi untuk Keamanan Siber di Indonesia

Kamis, 12 Desember 2024 - 20:18 WIB
"Perubahan teknologi informasi yang pesat membawa dampak positif dan negatif. Oleh karena itu, meningkatkan kesadaran akan ancaman siber dan pentingnya melindungi data pribadi serta institusi sangat krusial," ujar Budi Utomo.

Sementara, Manager Teknis Laboratorium Pusat Sertifikasi Teknologi Keamanan Siber dan Sandi BSSN, Alfred Saut Sibarani, menekankan pentingnya penerapan standar keamanan siber oleh lembaga, instansi, dan perusahaan. “Setiap entitas harus menerapkan standar keamanan siber sesuai Peraturan BSSN Nomor 8 Tahun 2020 tentang Sistem Pengamanan dalam Penyelenggaraan Sistem Elektronik,” jelas Alfred.

Baca Juga: CISA Beri Panduan AS Lawan Mata-mata Siber dari China

Alfred menambahkan bahwa sertifikasi sistem manajemen pengamanan informasi (SMPI) menjadi bukti bahwa penyelenggara sistem elektronik telah memenuhi standar yang ditetapkan, sehingga keamanan sistem tersebut lebih terjamin. Bernard Sihombing, Senior Manager R&D PT Sucofindo juga menekankan pentingnya peran perusahaan dalam pengamanan informasi.

"Keamanan informasi melibatkan tiga aspek utama, yaitu People, Process, dan Technology (PPT). Ketiganya harus berjalan selaras untuk memastikan keamanan informasi yang maksimal," tutup Bernard.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!