China Menyerah? Xi Jinping Sebut Tak Ada Pemenang dalam Perang Dagang Melawan AS

Jum'at, 13 Desember 2024 - 07:16 WIB
Di bawah pemerintahan Trump yang pertama, Washington mengobarkan perang dagang melawan Beijing, yang mengakibatkan tarif dan sanksi timbal balik. Selanjutnya pemerintahan Presiden Joe Biden melanjutkan praktik tersebut, usai menuduh Beijing melakukan "praktik bisnis yang tidak adil" dan mengenakan tarif pada barang-barang China senilai miliaran dolar.

Pada bulan Desember, AS membatasi ekspor peralatan dan perangkat lunak pembuatan chip ke China. Sebagai tanggapan, China melarang ekspor barang-barang penggunaan ganda dan bahan baku utama yang digunakan dalam produksi semikonduktor dan aplikasi militer.

Baca Juga: 140 Perusahaan China Masuk Daftar Hitam AS, Perang Dagang Chip Memanas

Pemerintahan Biden akan menggandakan tarif yang ada pada komponen panel surya penting mulai 1 Januari, kantor Perwakilan Dagang AS Katherine mengumumkan pada hari Rabu. Tindakan proteksionis akan "semakin menumpulkan kebijakan dan praktik berbahaya oleh Republik Rakyat China," klaim.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!