Dulu Ekspor Kini Impor, Bahlil Ingin Produksi Minyak Balik Seperti 1997

Minggu, 15 Desember 2024 - 11:34 WIB
Untuk meningkatkan kembali produksi minyak, kata Bahlil, pihaknya mendorong reaktivasi sumur-sumur menganggur yang jumlahnya lebih banyak ketimbang sumur aktif. Bahlil memaparkan, saat ini Indonesia memiliki 44.985 sumur migas, di mana sebanyak 16.433 sumur aktif berproduksi, 16.990 sumur idle tidak berproduksi, dan 11.562 sumur lain-lain (abandoned, injection, dry-hole).

"Terdapat 4.993 sumur idle yang tidak memiliki potensi hydrocarbon, 4.495 sumur idle yang memiliki potensi HC, dan 7.502 sumur idle yang dalam proses review," kata dia.

Bahlil meyakini intervensi teknologi mampu mendongkrak kapasitas produksi minyak nasional. Dia mencontohkan Blok Cepu yang dikelola oleh ExxonMobil, yang awalnya hanya menemukan 100.000 barel minyak per hari, tapi dengan adanya teknologi mampu menaikkan kapasitas produksi menjadi 163.000 minyak barel per hari.

Sejalan dengan itu, lanjut dia, pemerintah tengah menyiapkan lebih dari 60 blok migas yang siap ditawarkan kepada investor hingga tahun 2028. Enam blok diantaranya telah siap ditawarkan di tahun 2024.

Baca Juga: Asal-usul Manusia Pertama di Dunia Berasal Terungkap
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!