Aset Suriah usai Runtuhnya Rezim Assad: Simpan 26 Ton Emas, Cadev Tersisa Rp3,2 Triliun

Rabu, 18 Desember 2024 - 14:55 WIB
Pemerintah baru Suriah, yang dipimpin oleh mantan pemberontak, masih menghitung aset negara itu setelah Assad melarikan diri ke Rusia pada 8 Desember. Para penjarah sempat mengakses beberapa bagian bank sentral, dan berhasil membawa beberapa pounds Suriah, tetapi diklaim tidak merusak lemari besi utama.

Baca Juga: Saat Sanksi Barat Percepat Dedolarisasi, Bank-bank Sentral Menumpuk Emas

Diungkapkan salah satu sumber, brankas bank sentral Suriah sangat aman dan sulit untuk dijebol. Menurutnya brankas tersebut tahan terhadap serangan bom, dan membutuhkan tiga kunci yang masing-masing dipegang oleh orang yang berbeda, dan mempunyai kode kombinasi untuk membukanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!