Taipan Rusia Gagal Melawan Sanksi Uni Eropa
Sabtu, 21 Desember 2024 - 08:45 WIB
Pengadilan Eropa menolak upaya hukum yang dilakukan pengusaha Rusia, Oleg Deripaska saat mencoba mencabut sanksi yang dijatuhkan kepadanya oleh Dewan Uni Eropa atas konflik Ukraina. Foto/Dok Sputnik
BRUSSELS - Pengadilan Eropa menolak upaya hukum yang dilakukan pengusaha Rusia , Oleg Deripaska saat mencobamencabut sanksi yang dijatuhkan kepadanya oleh Dewan Uni Eropa atas konflik Ukraina . Hal ini dilaporkan oleh EU Law Live terkait perlawanan Taipan Rusia terhadap sanksi Uni Eropa (UE) .
Oleg Deripaska telah menantang pembatasan yang diberlakukan kepadanya oleh blok tersebut atas dugaan keterlibatannya dalam konflik Ukraina. Sanksi yang dimaksud mencakup pembekuan aset individu dan entitas, lantaran diduga terlibat dalam tindakan yang membahayakan kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina.
Baca Juga: Gerogoti Aset Rusia yang Dibekukan, Eropa Sepakat Beri Pinjaman ke Ukraina Rp589,7 T
Pendiri perusahaan aluminium global terkemuka Rusal, Deripaska masuk daftar hitam UE pada April 2022 dan mengajukan gugatan terhadap Dewan UE pada akhir tahun 2022.
Menurut dokumen pengadilan, Taipan Rusia itu merujuk pada tiga argumen dalam tindakan tersebut yakni, pelanggaran hak atas perlindungan yudisial yang efektif dan kewajiban untuk menyatakan alasan; kesalahan penilaian mengenai alasan yang diajukan oleh Dewan; dan pelanggaran prinsip proporsionalitas dan hak-hak dasar.
Dalam klaim tersebut, Deripaska meminta pengadilan untuk memerintahkan Dewan Uni Eropa untuk melakukan pembayaran sementara sebesar € 1 juta (lebih dari USD1 juta) "sehubungan dengan kerusakan non-material yang diderita oleh pemohon," dan bahwa dewan harus membayar biaya pengadilan.
Oleg Deripaska telah menantang pembatasan yang diberlakukan kepadanya oleh blok tersebut atas dugaan keterlibatannya dalam konflik Ukraina. Sanksi yang dimaksud mencakup pembekuan aset individu dan entitas, lantaran diduga terlibat dalam tindakan yang membahayakan kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina.
Baca Juga: Gerogoti Aset Rusia yang Dibekukan, Eropa Sepakat Beri Pinjaman ke Ukraina Rp589,7 T
Pendiri perusahaan aluminium global terkemuka Rusal, Deripaska masuk daftar hitam UE pada April 2022 dan mengajukan gugatan terhadap Dewan UE pada akhir tahun 2022.
Menurut dokumen pengadilan, Taipan Rusia itu merujuk pada tiga argumen dalam tindakan tersebut yakni, pelanggaran hak atas perlindungan yudisial yang efektif dan kewajiban untuk menyatakan alasan; kesalahan penilaian mengenai alasan yang diajukan oleh Dewan; dan pelanggaran prinsip proporsionalitas dan hak-hak dasar.
Dalam klaim tersebut, Deripaska meminta pengadilan untuk memerintahkan Dewan Uni Eropa untuk melakukan pembayaran sementara sebesar € 1 juta (lebih dari USD1 juta) "sehubungan dengan kerusakan non-material yang diderita oleh pemohon," dan bahwa dewan harus membayar biaya pengadilan.
Lihat Juga :