Jam Malam Dipilih Demi Redam Penyebaran Covid-19, Lalu Apa Kata Pengusaha?

Selasa, 01 September 2020 - 15:41 WIB
Sistem jam malam diambil demi memutus mata rantai penyebaran pandemu virus corona atau Covid-19. Lantas bagaimana tanggapan pengusaha bila hal itu diterapkan di Jakarta? . Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Dua kota di Indonesia seperti Bogor dan Depok menerapkan sistem jam malam . Kebijakan itu diambil demi memutus mata rantai penyebaran pandemu virus corona atau Covid-19. Lantas bagaimana tanggapan pengusaha bila hal itu diterapkan di Jakarta?

Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) DKI Jakarta Sarman Simanjorang menilai, aktivitas ekonomi bisa terganggu bila kebijakan itu juga dilaksanakan di wilayah Ibu Kota. Pasalnya, kegiatan perekonomian Jakarta berlangsung hingga larut malam.



(Baca Juga: Mulai 31 Agustus, Aktivitas Warga Depok Maksimal Pukul 20.00 WIB )

"Jakarta sebagai kota jasa biasanya aktivitas ekonominya berlangsung sampai malam, mulai dari pusat perbelanjaan, hotel, restoran, cafe sampai bioskop. Jika diberlakukan jam malam tentu akan sangat mengganggu aktivitas ekonomi yang masih dibatasi dari sisi pengunjungnya," kata Sarman saat dihubungi, Selasa (1/9/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!