Antisipasi Lonjakan Transaksi Nontunai Nataru 2024/2025, Jaringan Pembayaran Nasional Buka Posko 24 jam

Selasa, 24 Desember 2024 - 21:55 WIB
Sebagai pengelola jaringan ATM Link, Jalin mencatatkan peran strategis dalam mendukung kelancaran transaksi selama periode puncak ini. Infrastruktur digital yang dikelola perusahaan telah terintegrasi dengan berbagai layanan seperti QRIS, Debit, dan Cardless Cash Withdrawal. “Kami optimis, dengan kolaborasi dan kesiapan infrastruktur, industri pembayaran dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas operasional selama Nataru 2024/2025,” tambah Argabudhy.

Lonjakan transaksi ini menuntut penguatan infrastruktur teknologi dan keamanan. Ketua Tim Keamanan Teknologi Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Indarto Prasetyo Bramono, menyoroti risiko meningkatnya transaksi mencurigakan selama peak season. “Kami mencatat lebih dari 121 ribu laporan transaksi mencurigakan sepanjang 2024, dengan lebih dari 21% terkait kasus penipuan. Periode ini membutuhkan pengawasan ketat dan penerapan teknologi deteksi dini untuk mengurangi risiko,” jelasnya.

Baca Juga: Hari Pertama Angkutan Nataru, KAI Berangkatkan 101.427 Penumpang

Kolaborasi lintas sektor juga menjadi sorotan untuk meningkatkan literasi masyarakat tentang keamanan siber. Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) mendorong edukasi masyarakat untuk melindungi data pribadi dan menghindari ancaman phishing. “Edukasi adalah langkah strategis untuk menciptakan ekosistem pembayaran yang aman dan inklusif, terutama saat lonjakan transaksi,” ujar Tata Martadinata dari ASPI
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!