Perang Berkepanjangan, Ukraina Terbelit Utang Rp2.555 Triliun

Sabtu, 28 Desember 2024 - 10:59 WIB
Utang domestik langsung dalam hryvnia meningkat dari 1.762,97 miliar hryvnia menjadi 1.807,99 miliar hryvnia (dari USD42,71 miliar menjadi USD43,47 miliar). Utang yang dijamin negara pada akhir bulan berjumlah 279,21 miliar hryvnia (USD6,71 miliar). Utang publik Ukraina pada tahun 2023 adalah USD145,32 miliar, yang juga merupakan rekor. Kemudian meningkat sebesar 30,4%, atau USD33,87 miliar.

Baca Juga: Pelan Tapi Pasti, Data IMF Membuktikan Dominasi Dolar Memudar

Pemerintah Ukraina telah berulang kali mengakui bahwa menaikkan pajak, bea dan cukai tidak dapat dihindari dan tidak ada alternatif lain. Kiev mengatakan bahwa negara tersebut hanya dapat menutupi pos anggaran militer sendiri, sementara yang lainnya dibiayai dengan bantuan sekutu.

Pemerintah telah menyerahkan rancangan anggaran untuk tahun 2025 kepada Rada, yang mencakup defisit sebesar 1,6 triliun hryvnia (USD38,68 miliar) dan berencana untuk menurunkan nilai tukar mata uang nasional menjadi 45 hryvnia per dolar.

Kantor berita RBC-Ukraina melaporkan bahwa berdasarkan analisis dokumen tersebut, utang publik negara tersebut pada akhir tahun depan akan mencapai 101,8% dari PDB, dan ada rencana untuk menarik pinjaman luar negeri sebesar USD34,8 miliar. Pada saat yang sama, sekutu Barat Ukraina dengan tegas merekomendasikan agar Kiev mencari lebih banyak sumber untuk meningkatkan kemampuannya dalam membiayai sendiri.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!