Bertahap, Pertamina Patra Niaga Mulai Salurkan B40 ke Sejumlah SPBU
Jum'at, 17 Januari 2025 - 17:40 WIB
Penyaluran B40 ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap bahan bakar fosil, serta mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi emisi karbon. Tak hanya itu, program ini disebut dapat menghemat devisa melalui pengurangan impor.
Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi belum lama ini mengungkapkan, penghematan devisa untuk B40 diperkirakan sekitar Rp25 triliun dengan tidak mengimpor BBM jenis minyak solar.
Baca Juga: 3 Hal Aneh dalam Kebakaran Los Angeles, Salah Satunya dari Omongan Trump
Selain memberikan manfaat secara ekonomi, program mandatori Biodiesel B40 juga disebut memberikan manfaat signifikan di berbagai aspek sosial, lingkungan termasuk peningkatan nilai tambah crude palm oil (CPO) menjadi biodiesel sebesar Rp20,9 triliun, penyerapan tenaga kerja lebih dari 14.000 orang (off-farm) dan 1,95 juta orang (on-farm), serta pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar 41,46 juta ton CO2e per tahun.
Pada tahun 2025, pemerintah menetapkan alokasi B40 sebanyak 15,6 juta kiloliter (KL) biodiesel dengan rincian 7,55 juta KL diperuntukkan bagi Public Service Obligation atau PSO. Sementara 8,07 juta KL dialokasikan untuk non-PSO.
Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi belum lama ini mengungkapkan, penghematan devisa untuk B40 diperkirakan sekitar Rp25 triliun dengan tidak mengimpor BBM jenis minyak solar.
Baca Juga: 3 Hal Aneh dalam Kebakaran Los Angeles, Salah Satunya dari Omongan Trump
Selain memberikan manfaat secara ekonomi, program mandatori Biodiesel B40 juga disebut memberikan manfaat signifikan di berbagai aspek sosial, lingkungan termasuk peningkatan nilai tambah crude palm oil (CPO) menjadi biodiesel sebesar Rp20,9 triliun, penyerapan tenaga kerja lebih dari 14.000 orang (off-farm) dan 1,95 juta orang (on-farm), serta pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar 41,46 juta ton CO2e per tahun.
Pada tahun 2025, pemerintah menetapkan alokasi B40 sebanyak 15,6 juta kiloliter (KL) biodiesel dengan rincian 7,55 juta KL diperuntukkan bagi Public Service Obligation atau PSO. Sementara 8,07 juta KL dialokasikan untuk non-PSO.
(fjo)
Lihat Juga :