Alasan Vietnam Ingin Gabung BRICS, Sudah Kantongi Dukungan Rusia
Selasa, 21 Januari 2025 - 10:30 WIB
Sejak 1 Januari 2024, BRICS telah mencapai tonggak sejarah dengan menyambut lima anggota baru: Mesir, Ethiopia, Iran, dan Uni Emirat Arab (UEA). Ekspansi BRICS berlanjut di awal tahun 2025, dengan menerima negara tetangga Vietnam di Asia Tenggara, yakni Indonesia sebagai anggota penuh BRICS.
Sehingga pada bulan ini, jumlah total negara di blok BRICS menjadi 10. Tahun 2025 menandai ekspansi kedua BRICS sejak 2010. Vietnam sendiri telah mendapatkan lampu hijau, usai Rusia menekankan bakal memberikan dukungan penuh untuk bergabung ke dalam BRICS.
Rusia akan memfasilitasi keinginan Vietnam untuk bergabung ke dalam BRICS , sebagai negara mitra bersama kelompok negara-negara berkembang utama. Hal ini disampaikan dalam pernyataan bersama kedua negara, setelah kunjungan dua hari Perdana Menteri Rusia, Mikhail Mishustin ke Hanoi.
"Pihak Rusia menyambut baik partisipasi aktif Vietnam dalam acara BRICS pada tahun 2024 dan menyatakan kesiapannya untuk menciptakan kondisi yang menguntungkan jika Vietnam bergabung dengan BRICS sebagai negara mitra," bunyi pernyataan itu seperti dilansir AP.
Merespons dukungan Rusia, Phạm Thu Hang memberikan catatan, sebagai anggota komunitas internasional yang aktif dan bertanggung jawab, Vietnam telah dan akan terus berkontribusi secara aktif dan bertanggung jawab pada mekanisme, organisasi, dan forum multilateral.
"Vietnam juga akan berkontribusi pada perdamaian, stabilitas dan pembangunan kawasan dan dunia sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan Vietnam," jelasnya.
Sehingga pada bulan ini, jumlah total negara di blok BRICS menjadi 10. Tahun 2025 menandai ekspansi kedua BRICS sejak 2010. Vietnam sendiri telah mendapatkan lampu hijau, usai Rusia menekankan bakal memberikan dukungan penuh untuk bergabung ke dalam BRICS.
Rusia akan memfasilitasi keinginan Vietnam untuk bergabung ke dalam BRICS , sebagai negara mitra bersama kelompok negara-negara berkembang utama. Hal ini disampaikan dalam pernyataan bersama kedua negara, setelah kunjungan dua hari Perdana Menteri Rusia, Mikhail Mishustin ke Hanoi.
"Pihak Rusia menyambut baik partisipasi aktif Vietnam dalam acara BRICS pada tahun 2024 dan menyatakan kesiapannya untuk menciptakan kondisi yang menguntungkan jika Vietnam bergabung dengan BRICS sebagai negara mitra," bunyi pernyataan itu seperti dilansir AP.
Merespons dukungan Rusia, Phạm Thu Hang memberikan catatan, sebagai anggota komunitas internasional yang aktif dan bertanggung jawab, Vietnam telah dan akan terus berkontribusi secara aktif dan bertanggung jawab pada mekanisme, organisasi, dan forum multilateral.
"Vietnam juga akan berkontribusi pada perdamaian, stabilitas dan pembangunan kawasan dan dunia sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan Vietnam," jelasnya.
Lihat Juga :