5 Negara dengan Harga Gas Alam Termahal di Dunia
Kamis, 30 Januari 2025 - 17:24 WIB
Sebagian negara memiliki harga gas alam tertinggi di dunia, baik untuk industri maupun rumah tangga. Pada tahun 2024, pelanggan industri di salah satu negara Eropa membayar harga gas jauh lebih mahal. Foto/Dok
JAKARTA - Sebagian negara memiliki harga gas alam tertinggi di dunia, baik untuk industri maupun rumah tangga. Pada tahun 2024, pelanggan industri di salah satu negara Eropa membayar harga gas jauh lebih mahal yakni sekitar 0,18 dolar AS per megawatt hour (MWH).
Seperti komoditas lainnya, harga gas alam didorong oleh tren penawaran dan permintaan. Dalam beberapa kasus, mungkin juga mencerminkan perkembangan di pasar minyak, karena kedua komoditas sering diproduksi bersama.
Baca Juga: Tanpa Gas dan Minyak Rusia, Harga Energi di Uni Eropa Jadi Selangit
Harga gas alam sering bergejolak, mengingat konsumsi gas alam seringkali tanpa alternatif (misalnya di dalam pembangkit listrik), perubahan jangka pendek pada penawaran dan permintaan memiliki dampak besar bagi pasar. Cuaca juga merupakan penentu umum harga gas alam.
Gelombang panas yang belum pernah terjadi sebelumnya di AS telah mendorong permintaan listrik untuk AC dan bakal memengaruhi harga gas alam.
Permintaan energi primer seperti gas alam untuk seluruh dunia yang tertinggi yakni di Amerika Utara. Namun demikian, perkiraan menunjukkan bahwa kawasan Asia Pasifik akan mengalami peningkatan permintaan dua kali lipat pada tahun 2050 dan menyalip konsumen di Amerika Utara.
Amerika Serikat masih memimpin sebagai konsumsi gas alam dunia terbesar berdasarkan negara. Namun, China telah meningkatkan portofolio investasi LNG dan pipa gasnya, yang dapat membuatnya menjadi konsumen yang lebih besar di masa depan.
Seperti komoditas lainnya, harga gas alam didorong oleh tren penawaran dan permintaan. Dalam beberapa kasus, mungkin juga mencerminkan perkembangan di pasar minyak, karena kedua komoditas sering diproduksi bersama.
Baca Juga: Tanpa Gas dan Minyak Rusia, Harga Energi di Uni Eropa Jadi Selangit
Harga gas alam sering bergejolak, mengingat konsumsi gas alam seringkali tanpa alternatif (misalnya di dalam pembangkit listrik), perubahan jangka pendek pada penawaran dan permintaan memiliki dampak besar bagi pasar. Cuaca juga merupakan penentu umum harga gas alam.
Gelombang panas yang belum pernah terjadi sebelumnya di AS telah mendorong permintaan listrik untuk AC dan bakal memengaruhi harga gas alam.
Permintaan energi primer seperti gas alam untuk seluruh dunia yang tertinggi yakni di Amerika Utara. Namun demikian, perkiraan menunjukkan bahwa kawasan Asia Pasifik akan mengalami peningkatan permintaan dua kali lipat pada tahun 2050 dan menyalip konsumen di Amerika Utara.
Amerika Serikat masih memimpin sebagai konsumsi gas alam dunia terbesar berdasarkan negara. Namun, China telah meningkatkan portofolio investasi LNG dan pipa gasnya, yang dapat membuatnya menjadi konsumen yang lebih besar di masa depan.
Lihat Juga :