Eropa Dibayangi Krisis Gas, Harga Melonjak Tinggi

Sabtu, 01 Februari 2025 - 08:14 WIB
Sebagai kompensasi, blok tersebut telah meningkatkan ketergantungannya pada impor gas alam cair (LNG) yang lebih mahal dari AS dan Norwegia. Namun, penghentian produksi baru-baru ini di ladang Gullfaks, Troll, dan Asgard di Norwegia semakin membatasi pasokan energi ke benua Eropa.

Meskipun ada upaya berkelanjutan untuk mengurangi ketergantungan pada energi Rusia, negara-negara anggota UE telah mengimpor LNG Rusia dalam jumlah yang sangat besar. Pada paruh pertama tahun 2024, Rusia muncul sebagai pemasok LNG terbesar kedua di UE, hanya di belakang AS, menurut data dari Institut Ekonomi Energi dan Analisis Keuangan.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mendesak Brussels untuk membeli lebih banyak LNG Amerika, bahkan mengancam untuk menerapkan tarif jika mereka tidak mematuhinya. UE akan semakin bergantung pada LNG di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik, karena level saat ini "tidak cukup" bagi pasar Eropa.

Pejabat UE sekarang sedang membahas kemungkinan untuk melanjutkan impor gas Rusia sebagai bagian dari kesepakatan potensial yang menyelesaikan konflik Ukraina, Financial Times melaporkan minggu ini.

Namun, tetap ada kekhawatiran bahwa langkah tersebut dapat merusak upaya yang sedang berlangsung untuk mendiversifikasi sumber energi dan mengurangi ketergantungan pada pasokan Rusia. Moskow juga telah menyatakan skeptisisme mengenai kelayakan rencana yang dilaporkan.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!