3 Negara BRICS yang Batalkan Rencana Mata Uang BRICS
Selasa, 18 Februari 2025 - 11:43 WIB
3. Rusia
Sinyal putar balik rencana mata uang BRICS juga diungkapkan oleh Rusia, dimana Presiden Vladimir Putin belum berencana untuk membuat mata uang khusus bagi negara-negara anggota BRICS. Sebab, pembuatan mata uang BRICS membutuhkan proses panjang yang tidak mudah."Presiden (Vladimir) Putin belum berencana membuat sistem pembayaran apa pun untuk negara-negara (anggota) BRICS, seperti mata uang BRICS. Sebab, kita tahu bahwa ini tidak mudah," kata Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, dalam acara konferensi pers rutin yang dihelat di kediamannya di Jakarta Selatan pada Senin (28/10).
Baca Juga: Brasil Batalkan Rencana Mata Uang BRICS, Fokus Pembayaran Lokal
Tolchenov menambahkan, saat ini, semua negara anggota BRICS masih menggunakan mata uang nasional mereka atau mata uang dolar Amerika Serikat untuk melakukan aktivitas ekonomi dengan negara anggota lainnya.
Meski begitu, Ia menegaskan bahwa pembentukkan mata uang BRICS sebetulnya masih memungkinkan jika semua negara bekerja sama untuk mewujudkan hal tersebut.
Presiden Rusia Vladimir Putin tampaknya meredam ekspektasi terhadap upaya dedolarisasi. "Kami tidak menolak, tidak melawan dolar, tetapi jika mereka tidak mengizinkan kami bekerja dengannya, apa yang dapat kami lakukan? Kami kemudian harus mencari alternatif lain, yang sedang terjadi," kata Putin.
(akr)
Lihat Juga :