China Pasang Target Pertumbuhan Ekonomi 5% di Tengah Hantaman Tarif Trump

Kamis, 06 Maret 2025 - 09:58 WIB
Selain itu China berjanji untuk menjadikan permintaan domestik sebagai "mesin utama dan jangkar" pertumbuhan ekonominya.

Beijing dalam dua tahun terakhir mempu menjaga ekonomi bergerak di angka 5%, tetapi pertumbuhan didorong oleh ekspor yang kuat, untuk menghasilkan surplus perdagangan yanng mencetak rekor hampir triliun dolar. Sepertinya untuk mengulangi hal itu bakal sulit pada tahun 2025.

"Jika tarif berlanjut, ekspor China ke AS bisa turun seperempat hingga sepertiga," kata Kepala ekonomi China di Moody's Analytics, Harry Murphy Cruise seperti dilansir BBC.

Menurutnya, Beijing harus lebih mengandalkan pengeluaran domestik untuk mencapai pertumbuhan 5% - tetapi itu telah menjadi salah satu tantangan terbesarnya.

Krisis Konsumsi

Perdana Menteri China Li Qiang mengakui, konsumsi berjalan lamban dan berjanji "dengan penuh semangat meningkatkan" permintaan rumah tangga. "Di dalam negeri, fondasi untuk pemulihan dan pertumbuhan ekonomi China yang berkelanjutan tidak cukup kuat," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!