Bos Danantara: Indonesia Punya Ruang Besar bagi Investasi Asing

Minggu, 16 Maret 2025 - 13:00 WIB
CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani dalam IDX Channel Economic Insight 2025 di Main Hall BEI, Jakarta Selatan, Jumat (14/3/2025). FOTO/Dinar Fitra Maghisza
JAKARTA - CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, menyatakan Indonesia memiliki ruang besar untuk mendorong masuk investasi asing, dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya. Sayangnya, realisasi investasi asing langsung (FDI) yang masuk ke Indonesia masih tergolong rendah.

Baca Juga: CEO Danantara: Investasi Harus Pacu Kualitas SDM Indonesia



Dari total FDI yang masuk ke ASEAN sebesar USD220-230 miliar, Rosan menyebut Indonesia hanya sebesar 11-12 persen. “Padahal populasi kita ini 40-41 persen dari total populasi ASEAN. Jadi kalau kita lihat seperti itu room to grow-nya untuk investasi itu masih sangat-sangat besar,” kata Rosan dalam IDX Channel Economic Insight 2025 di Main Hall BEI, Jakarta Selatan, dikutip pada Minggu (16/3/2025).

Melihat kondisi tersebut, Menteri Investasi/Kepala BKPM ini menekankan peran BPI Danantara untuk meningkatkan daya tarik investasi. Bagi Rosan, keberadaan Danantara dapat memberikan kepastian bagi investor asing maupun domestik.

Baca Juga: Rosan Roeslani: Danantara Kunci Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi 8%

“Justru dengan adanya Danantara ini kita ingin mengajak para pengusaha nasional, para investor luar untuk berinvestasi bersama-sama dengan kami,” jelasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!