Top! RCTI+ dan Vision+ dari MNC Digital MSIN Jadi Platform OTT Nomor Satu dan Terbesar di RI
Kamis, 20 Maret 2025 - 17:54 WIB
Beban langsung meningkat 18% YoY menjadi Rp2.433 miliar, terutama disebabkan oleh peningkatan volume produksi konten orisinil yang berkontribusi pada kinerja OTT yang semakin solid serta pertumbuhan signifikan pendapatan lisensi konten pihak ketiga. Kinerja keuangan yang luar biasa tercermin pula pada EBITDA yang meningkat 22% YoY, mencapai Rp760 miliar, mencatatkan peningkatan margin EBITDA yang signifikan. MSIN juga melaporkan laba bersih yang tumbuh pesat sebesar 51% YoY, menjadi Rp399 miliar.
Baca Juga: Laba MSIN Meningkat 37% Capai Rp356 Miliar di Kuartal III-2024
Menghadapi tahun 2025, MSIN memperkirakan perkembangan yang lebih pesat, dengan target yang lebih tinggi melalui ekspansi basis pelanggan berbayar dan peningkatan pendapatan iklan. Inisiatif baru yang direncanakan untuk tahun mendatang mencakup peluncuran drama serial berdurasi pendek yang ditujukan untuk tontonan seluler, optimalisasi paket langganan, pengembangan inventaris iklan di empat saluran TV FTA milik MNCN, serta monetisasi konten olahraga dan hiburan premium. Dengan langkah-langkah tersebut, MSIN memperkirakan pendapatan dari sektor OTT-nya akan melampaui Rp2 triliun pada tahun 2025.
Dengan pencapaian yang luar biasa ini, RCTI+ dan Vision+ semakin mengukuhkan posisinya sebagai OTT terbesar dan OTT nomor satu di RI, menjadi pilihan utama bagi pengguna yang mencari hiburan berkualitas di Indonesia.
Baca Juga: Laba MSIN Meningkat 37% Capai Rp356 Miliar di Kuartal III-2024
Menghadapi tahun 2025, MSIN memperkirakan perkembangan yang lebih pesat, dengan target yang lebih tinggi melalui ekspansi basis pelanggan berbayar dan peningkatan pendapatan iklan. Inisiatif baru yang direncanakan untuk tahun mendatang mencakup peluncuran drama serial berdurasi pendek yang ditujukan untuk tontonan seluler, optimalisasi paket langganan, pengembangan inventaris iklan di empat saluran TV FTA milik MNCN, serta monetisasi konten olahraga dan hiburan premium. Dengan langkah-langkah tersebut, MSIN memperkirakan pendapatan dari sektor OTT-nya akan melampaui Rp2 triliun pada tahun 2025.
Dengan pencapaian yang luar biasa ini, RCTI+ dan Vision+ semakin mengukuhkan posisinya sebagai OTT terbesar dan OTT nomor satu di RI, menjadi pilihan utama bagi pengguna yang mencari hiburan berkualitas di Indonesia.
(nng)
Lihat Juga :