Risiko Resesi Amerika Semakin Besar, Begini Isi Ramalan Goldman Sachs

Rabu, 02 April 2025 - 20:29 WIB
Seperti diketahui Trump telah memberlakukan tarif pada aluminium, baja, dan mobil, serta menaikkan tarif pada semua impor dari China. Selain itu Trump pada pekan lalu juga menerapkan tarif 25% untuk impor mobil ke AS.

"Tarif yang lebih tinggi kemungkinan akan meningkatkan krisis konsumen," ungkap Goldman Sachs memperingatkan, serta menambahkan bahwa kenaikan harga akan menggerus pendapatan yang disesuaikan dengan inflasi.

Goldman Sachs menaikkan perkiraan inflasi akhir 2025 menjadi 3,5%, naik dari 2,8% bulan lalu. Selain itu untuk angka pengangguran diprediksi meningkatkan menjadi 4,5%, tertinggi sejak Oktober 2021, dan menurunkan perkiraan pertumbuhan PDB menjadi 1%, terlemah sejak 2020.

Secara keseluruhan, Goldman saat ini menetapkan probabilitas resesi 35% dalam 12 bulan ke depan, naik dari 20% dalam prospek sebelumnya.

Sementara beberapa kritikus memperingatkan bahwa strategi tarif Trump berisiko memicu perang dagang global, serta memancing pembalasan dari mitra dagang utama AS seperti China, Kanada dan Uni Eropa. Namun Trump bersikeras bahwa tarif diperlukan karena ekonomi Amerika telah "ditipu oleh setiap negara di dunia."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!