Bank Raksasa Jerman Memperingatkan Kejatuhan Dolar AS, Ini Dasarnya

Minggu, 06 April 2025 - 08:35 WIB
Dampak dari tarif sangat cepat. Pasar saham langsung jatuh di seluruh dunia, harga minyak turun, dan imbal hasil obligasi mundur karena investor bersiap menghadapi perlambatan pertumbuhan ekonomi. Sementara itu aset yang dipandang sebagai safe haven – termasuk emas, bund Jerman, dan franc Swiss – semuanya mengalami peningkatan permintaan.

Baca Juga: Kurs Rupiah Ambruk ke Rp16.622/USD, Respons Airlangga Biasa Aja

Lembaga keuangan lainnya, termasuk JPMorgan dan Fitch, telah mengeluarkan peringatan serupa, seperti dilaporkan Financial Times dan Reuters. Mereka memperkirakan bahwa tarif impor terbaru era Trump dapat mengurangi pertumbuhan PDB AS hingga 1,5% dan berpotensi membuat ekonomi utama lainnya mengalami resesi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!