Gokil, Harga Emas Diramal Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Minggu, 13 April 2025 - 21:51 WIB
“Ada tiga hal yang diajukan untuk win-win solution. Pertama, menambah kuota impor terutama kedelai, kapas, kain, minyak dan gas. Kedua, mengurangi biaya fiskal dan memberikan stimulus fiskal, termasuk PPh dan PPN. Ketiga, deregulasi untuk barang elektronik dan teknologi dari Amerika,” jelasnya.
Jika kesepakatan dicapai dalam waktu dekat, seperti pada 17 April mendatang, Ibrahim meyakini hal tersebut dapat memperkuat nilai tukar rupiah sekaligus menahan laju harga logam mulia dalam negeri.
“Kalau deal-deal solution itu diterima, ini akan menguatkan mata uang rupiah. IHSG pun juga akan menguat, rupiah pun juga akan menguat. Nah, pada saat rupiah menguat, ini akan menahan laju harga logam mulia,” pungkasnya.
Baca Juga: Harga Emas Menggila, Kini Tembus Rp1,9 Juta Per Gram
Dengan berbagai dinamika global dan domestik yang memengaruhi pasar emas, investor diimbau untuk terus mencermati perkembangan kebijakan moneter serta situasi geopolitik global sebagai dasar pengambilan keputusan investasi.
Jika kesepakatan dicapai dalam waktu dekat, seperti pada 17 April mendatang, Ibrahim meyakini hal tersebut dapat memperkuat nilai tukar rupiah sekaligus menahan laju harga logam mulia dalam negeri.
“Kalau deal-deal solution itu diterima, ini akan menguatkan mata uang rupiah. IHSG pun juga akan menguat, rupiah pun juga akan menguat. Nah, pada saat rupiah menguat, ini akan menahan laju harga logam mulia,” pungkasnya.
Baca Juga: Harga Emas Menggila, Kini Tembus Rp1,9 Juta Per Gram
Dengan berbagai dinamika global dan domestik yang memengaruhi pasar emas, investor diimbau untuk terus mencermati perkembangan kebijakan moneter serta situasi geopolitik global sebagai dasar pengambilan keputusan investasi.
(akr)
Lihat Juga :