Menguak Hubungan Trump dan Musk saat Tarif Impor Baru AS Guncang Dunia
Rabu, 16 April 2025 - 08:22 WIB
Sebelumnya hubungan Musk dan orang nomor satu di Amerika dikabarkan retak, setelah sang miliarder memberikan kritik pedas kepada penasihat ekonomi Trump terkait kebijakan tarif baru impor AS .
Sementara itu Trump mengatakan, bahwa dia bahkan membeli mobil Tesla yang tidak dia butuhkan. Mobil itu diterangkan oleh Presiden bukan untuk dirinya sendiri, tetapi dipakai oleh staf di kantornya sebagai tanda dukungan untuk Musk.
"Mereka berkata, oh, apakah Anda tawar-menawar? Tidak. Saya berkata, beri saya harga tertinggi," sindir Trump.
Musk, pada gilirannya juga memuji "kepemimpinan fantastis" Trump dan Kabinetnya, dengan mengumumkan bahwa DOGE mengantisipasi, bahwa mereka akan dapat menghemat USD150 miliar pada tahun fiskal 2026 dengan mengurangi fraud dan pemborosan pengeluaran federal.
"Beberapa di antaranya tidak masuk akal – seperti orang yang belum lahir mendapatkan asuransi pengangguran," kata Musk.
Peran Musk sebagai penasihat dalam pemerintahan Trump telah menarik banyak kritikus, dengan menuduhnya ada konflik kepentingan dan bias politik terkait operasional perusahaan dan kontrak federal. Sekelompok anggota parlemen Demokrat mengirim surat ke Gedung Putih yang menyerukan pencopotan Musk, dengan alasan bahwa "perilaku tak menentu" dan kontroversi masa lalunya yang bisa merusak kepercayaan publik.
Sementara itu Trump mengatakan, bahwa dia bahkan membeli mobil Tesla yang tidak dia butuhkan. Mobil itu diterangkan oleh Presiden bukan untuk dirinya sendiri, tetapi dipakai oleh staf di kantornya sebagai tanda dukungan untuk Musk.
"Mereka berkata, oh, apakah Anda tawar-menawar? Tidak. Saya berkata, beri saya harga tertinggi," sindir Trump.
Musk, pada gilirannya juga memuji "kepemimpinan fantastis" Trump dan Kabinetnya, dengan mengumumkan bahwa DOGE mengantisipasi, bahwa mereka akan dapat menghemat USD150 miliar pada tahun fiskal 2026 dengan mengurangi fraud dan pemborosan pengeluaran federal.
"Beberapa di antaranya tidak masuk akal – seperti orang yang belum lahir mendapatkan asuransi pengangguran," kata Musk.
Peran Musk sebagai penasihat dalam pemerintahan Trump telah menarik banyak kritikus, dengan menuduhnya ada konflik kepentingan dan bias politik terkait operasional perusahaan dan kontrak federal. Sekelompok anggota parlemen Demokrat mengirim surat ke Gedung Putih yang menyerukan pencopotan Musk, dengan alasan bahwa "perilaku tak menentu" dan kontroversi masa lalunya yang bisa merusak kepercayaan publik.
Lihat Juga :