Salip IHSG, Saham TUGU Rebound 10 Persen dalam 5 Hari

Kamis, 17 April 2025 - 15:30 WIB
Analis Philip Sekuritas Edo Ardiansyah menilai, tren penguatan saham TUGU dipengaruhi beberapa faktor. Pertama adalah rencana pengumuman dividen pada Rapat Umum Pemegang Saham(RUPS) emiten TUGU pada Selasa, 29 April 2025 mendatang. Untuk diketahui, emiten ini konsisten membagikan dividen dengan imbal hasil yang menarik sejak IPO pada 2018 lalu.

"Dividen payout ratio sesuai konsensus IPO adalah 30 persen dan dalam 3 tahun terakhir selalu 40 persen dari laba bersih. Bila ini terjadi maka yield dividen akan menarik seperti tahun-tahun sebelumnya. Hal ini berperan dalam rally saham TUGU dalam 4 hari terakhir, di luar faktor bahwa valuasi emiten ini sudah cukup murah," ujar Edo dalam keterangannya, Kamis (17/4/2025).

Dengan perhitungan sederhana, potensi dividen per saham TUGU berada di kisaran Rp59,06 hingga Rp78,75 dengan asumsi dividen payout ratio 30-40 persen. Dengan demikian, yield dividen dengan perbandingan harga saham hari ini di kisaran 6,12 persen sampai 8,16 persen. "Investor yang kemarin collect TUGU di harga bawah Rp860-Rp900 tentu akan mendapatkan yield yang lebih menarik," imbuhnya.

Untuk faktor berikutnya, lanjut Edo, adalah potensi kenaikan saham ini karena nilai buku (book value) saham TUGU selalu naik setiap tahun. Hal ini disebabkan karena sekitar 60-70 persen laba akan ditahan sebagai modal. "Asumsi bahwa saham TUGU tetap diperdagangkan pada 0,35x sampai 0,4x PBV (price to book value) maka harganya tahun depan akan naik dibandingkan per hari ini dan begitu pula tahun berikutnya. Apalagi 0,4x PBV itu masih relatif murah dan berpeluang naik ke 0,8x PBV hingga 1x PBV," paparnya.

Baca Juga: Bahlil Ogah Tanggapi Serius Tarif Trump: Kayak Dunia Sudah Mau Berakhir
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!