Demi Tekan Tarif, Indonesia Rela Tambah Impor Energi Rp168 Triliun dari AS

Jum'at, 18 April 2025 - 15:25 WIB
Bahlil menjelaskan, saat ini 54% impor LPG Indonesia berasal dari AS dan akan ditingkatkan menjadi sekitar 80-85%. Sementara itu, impor minyak mentah dari AS yang saat ini hanya sekitar 4% akan dinaikkan menjadi lebih dari 40%. Hal serupa juga berlaku untuk BBM. "Detailnya nanti setelah saya melakukan pembahasan teknis dengan tim teknis dan Pertamina," pungkasnya.

Baca Juga: China kepada AS: Berhenti Mengancam dan Memeras!

Di bagian lain,Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, dalam negosiasi tarif perdagangan dengan Amerika, selain akan menambah impor energi, Indonesia juga berencana untuk membeli produk agrikultur dari AS, seperti gandum, kedelai (soya bean), susu kedelai (soya bean milk), serta meningkatkan impor barang-barang modal.

Selain itu, kerja sama terkait mineral strategis atau critical mineral juga akan ditawarkan Indonesia ke AS, serta upaya mempermudah prosedur impor untuk produk-produk Amerika, termasuk produk kualitas kultura. Dalam sektor investasi, Indonesia mendorong agar kerja sama dilakukan secara business to business.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!