Negosiasi Gagal, Trump Siap Berlakukan Tarif Baru Dua Pekan ke Depan
Jum'at, 25 April 2025 - 09:26 WIB
Menteri Keuangan AS Scott Bessent, dalam sebuah forum investasi yang digelar oleh JP Morgan Chase, menyebutkan bahwa perang dagang dengan China tidak dapat dipertahankan dalam jangka panjang. Ia menyampaikan harapan bahwa ketegangan tersebut dapat segera mereda.
Bessent beranggapan, tarif yang tinggi saat ini pada dasarnya berfungsi sebagai semacam embargo dagang, yang secara efektif menghentikan aktivitas bisnis antara kedua negara. Ia juga memperkirakan proses pemulihan hubungan dagang dengan China akan memakan waktu dua hingga tiga tahun.
Meskipun Trump sempat menyatakan bahwa tarif terhadap China dapat turun secara substansial, ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak akan menunggu terlalu lama untuk mencapai kesepakatan.
"Perdagangan dengan China sangat tidak seimbang, tetapi kami memiliki hubungan baik," ujar Trump. "Saya berharap bisa tercapai kesepakatan. Jika tidak, kami akan menetapkan tarif."
Baca Juga: Trump Tegur Putin usai Rudal Rusia Tewaskan 12 Warga Ukraina: 'Vladimir, Stop!'
Menanggapi sinyal keterbukaan dari Washington, Pemerintah China menyerukan pendekatan yang lebih setara dalam perundingan dagang. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menegaskan AS seharusnya berhenti menggunakan tekanan ekstrem dan memilih jalan dialog berdasarkan prinsip kesetaraan dan saling menguntungkan. "Permintaan akan kesepakatan tidak akan berhasil bila dibarengi dengan ancaman dan tekanan," ujarnya.
Bessent beranggapan, tarif yang tinggi saat ini pada dasarnya berfungsi sebagai semacam embargo dagang, yang secara efektif menghentikan aktivitas bisnis antara kedua negara. Ia juga memperkirakan proses pemulihan hubungan dagang dengan China akan memakan waktu dua hingga tiga tahun.
Meskipun Trump sempat menyatakan bahwa tarif terhadap China dapat turun secara substansial, ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak akan menunggu terlalu lama untuk mencapai kesepakatan.
"Perdagangan dengan China sangat tidak seimbang, tetapi kami memiliki hubungan baik," ujar Trump. "Saya berharap bisa tercapai kesepakatan. Jika tidak, kami akan menetapkan tarif."
Baca Juga: Trump Tegur Putin usai Rudal Rusia Tewaskan 12 Warga Ukraina: 'Vladimir, Stop!'
Menanggapi sinyal keterbukaan dari Washington, Pemerintah China menyerukan pendekatan yang lebih setara dalam perundingan dagang. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menegaskan AS seharusnya berhenti menggunakan tekanan ekstrem dan memilih jalan dialog berdasarkan prinsip kesetaraan dan saling menguntungkan. "Permintaan akan kesepakatan tidak akan berhasil bila dibarengi dengan ancaman dan tekanan," ujarnya.
(nng)
Lihat Juga :