Dominasi Dolar AS Terancam, Negara-negara Dunia Ramai-ramai Buang USD
Selasa, 29 April 2025 - 21:08 WIB
Baca Juga: Efek Tarif AS, Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi
Sejumlah negara seperti China dan Rusia telah lama mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS dalam perdagangan internasional. Kedua negara lebih banyak menggunakan mata uang lokal seperti yuan dan rubel dalam transaksi bilateral.
Negara-negara lain juga mulai mengikuti langkah tersebut, dengan mempertimbangkan penggunaan mata uang alternatif seperti yuan China dan euro untuk memperkuat kedaulatan ekonomi mereka. Penggunaan mata uang lokal dinilai mampu mengurangi eksposur terhadap fluktuasi dolar dan memberikan kontrol lebih besar dalam kebijakan moneter domestik.
3. Promosi Mata Uang Lokal
Sejumlah negara seperti China dan Rusia telah lama mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS dalam perdagangan internasional. Kedua negara lebih banyak menggunakan mata uang lokal seperti yuan dan rubel dalam transaksi bilateral.
Negara-negara lain juga mulai mengikuti langkah tersebut, dengan mempertimbangkan penggunaan mata uang alternatif seperti yuan China dan euro untuk memperkuat kedaulatan ekonomi mereka. Penggunaan mata uang lokal dinilai mampu mengurangi eksposur terhadap fluktuasi dolar dan memberikan kontrol lebih besar dalam kebijakan moneter domestik.
(nng)
Lihat Juga :