Pemerintah Tarik Utang Rp250 Triliun di Awal Tahun, Sri Mulyani Sebut Alasannya

Rabu, 30 April 2025 - 15:11 WIB
Gejolak ekonomi sangat tinggi pada kuartal I-2025 dipicu oleh kebijakan tarif respirokal Trump. Dengan demikian, Sri Mulyani menilai kebijakan front loading dalam pembiayaan APBN 2025 cukup tepat.

Baca Juga: Laporan Penerimaan Pajak Molor, Sri Mulyani Ungkap Kondisi Terbaru APBN per Maret 2025

Ia juga menjelaskan, bahwa pendapatan negara telah mencapai 17,2% dari target dan belanja negara 17,1% dari target. Dengan kata lain, realisasi pendapatan, belanja, dan defisit seluruhnya berada pada jalur yang seimbang dan sesuai postur APBN.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!