Trader Baru Crypro di Aplikasi Ini Meningkat Tembus 340 Persen

Selasa, 06 Mei 2025 - 23:21 WIB
Perdagangan derivatif crypto secara global lebih besar dibandingkan perdagangan pasar spot. Berdasarkan data dari Coingecko, per 23 April 2025, total volume perdagangan crypto derivatif mencapai $888 miliar sekitar Rp14,98 kuadriliun. Sementara itu untuk perdagangan pasar spot per 23 April 2025 dalam mencapai Rp2,46 kuadriliun.

“Pintu Pro Futures versi Web di situs resmi pintu maupun via aplikasi PINTU mendapatkan tanggapan positif dari user dikarenakan keunggulan fitur yang dimiliki. Mulai dari tampilan trading profesional, indikator margin, kalkulasi margin yang transparan, dashboard yang lengkap, tambahan fitur Take Profit & Stop Loss (TP/SL), hingga Share Profit and Loss (PnL) untuk menunjukkan performa trading. Untuk pilihan token juga terus bertambah, hingga April ini terdapat lebih dari 90 token yang bisa diperdagangkan di Pintu Pro Futures dengan menggunakan leverage 25x,” ungkap Iskandar.

Dikutip dari Pintu Academy, leverage dalam perdagangan derivatif adalah strategi investasi di mana investor memanfaatkan modal tambahan untuk meningkatkan potensi pengembalian investasi. Penggunaan leverage dalam crypto bisa meningkatkan probabilitas atau pun sebaliknya. Untuk itu, perlu strategi yang tepat dalam perdagangan derivatif crypto.

Baca Juga: Manfaatkan Volatilitas Harga Crypto Melalui Aplikasi PINTU

“Perdagangan derivatif crypto memberikan fleksibilitas bagi trader dalam berbagai kondisi market untuk tetap bisa memaksimalkan potensi peningkatan portofolio. Meski begitu, sebagai trader tetap perlu disiplin dalam menerapkan strategi trading derivatif, pastikan do your own research (DYOR), dan kami imbau untuk menggunakan aplikasi trading crypto yang telah terdaftar dan berlisensi resmi seperti Pintu Pro Futures,” tutup Iskandar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!