Dividen BUMN Masuk Danantara, Penerimaan Negara Terancam Lenyap Rp90 Triliun
Kamis, 08 Mei 2025 - 14:30 WIB
Kemenkeu juga akan mengoptimalkan PNBP dari K/L melalui intensifikasi dan ekstensifikasi oleh tiga K/L utama, yaitu Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Perhubungan, dan Kepolisian, terutama dari plat nomor premium. Penegakan hukum di sektor lingkungan hidup oleh Kementerian Lingkungan Hidup juga menjadi fokus.
"Estimasi penerimaan dari PNBP ini berkisar antara Rp1 triliun hingga Rp2 triliun. Namun, ini bukan angka yang bisa meningkat secara signifikan dalam waktu dekat," jelas Suahasil.
Baca Juga: Defisit APBN per Akhir Maret 2025 Capai Rp104,2 Triliun
Hingga 31 Maret 2025, penerimaan PNBP baru terkumpul sebesar Rp115,9 triliun atau setara 22,6% dari target tahun ini. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, realisasi PNBP ini turun 26,04%. Komponen setoran PNBP berasal dari SDA Migas sebesar Rp24,9 triliun (20,6% dari target), SDA Non Migas sebesar Rp25,7 triliun (26,5%), dan PNBP lainnya sebesar Rp37,2 triliun (29,1% dari target).
Sementara itu, setoran dividen dari Badan Layanan Umum (BLU) mencapai Rp17,1 triliun (21,9% dari target), dan PNBP KND menjadi yang terkecil dengan hanya Rp10,9 triliun (12,1% dari target) karena dividen BUMN hanya masuk pada Januari 2025 dalam bentuk dividen interim.
"Estimasi penerimaan dari PNBP ini berkisar antara Rp1 triliun hingga Rp2 triliun. Namun, ini bukan angka yang bisa meningkat secara signifikan dalam waktu dekat," jelas Suahasil.
Baca Juga: Defisit APBN per Akhir Maret 2025 Capai Rp104,2 Triliun
Hingga 31 Maret 2025, penerimaan PNBP baru terkumpul sebesar Rp115,9 triliun atau setara 22,6% dari target tahun ini. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, realisasi PNBP ini turun 26,04%. Komponen setoran PNBP berasal dari SDA Migas sebesar Rp24,9 triliun (20,6% dari target), SDA Non Migas sebesar Rp25,7 triliun (26,5%), dan PNBP lainnya sebesar Rp37,2 triliun (29,1% dari target).
Sementara itu, setoran dividen dari Badan Layanan Umum (BLU) mencapai Rp17,1 triliun (21,9% dari target), dan PNBP KND menjadi yang terkecil dengan hanya Rp10,9 triliun (12,1% dari target) karena dividen BUMN hanya masuk pada Januari 2025 dalam bentuk dividen interim.
(nng)
Lihat Juga :