Asia Berpotensi Buang Dolar AS Rp41.300 Triliun, Ancaman Besar bagi Amerika
Sabtu, 10 Mei 2025 - 21:20 WIB
Menurut Jen, pergeseran kekuatan ekonomi global dan ketidakseimbangan perdagangan telah menempatkan dolar AS pada posisi rentan yang bisa menjadi ancaman bagi Amerika. Mata uang lokal kini dianggap lebih menarik, karena tidak dibebani utang dan dapat memperkuat produk domestik bruto (PDB) masing-masing negara dalam perdagangan bilateral.
Baca Juga: Beda Jauh, Ini Perbandingan Anggaran Perang Pakistan dengan India
Dedolarisasi juga mulai terlihat di negara-negara seperti Taiwan, Malaysia, dan Vietnam, yang kini cenderung menggunakan mata uang lokal dalam transaksi internasional. Jen menambahkan, surplus eksternal yang dimiliki negara-negara Asia turut memperkuat kemampuan mereka untuk melindungi diri dari fluktuasi nilai dolar.
"Ekonomi Asia memiliki kemampuan dan alasan kuat untuk beralih dari dominasi dolar. Ketergantungan terhadap dolar tidak lagi menjadi keharusan, apalagi di tengah gejolak pasar global," ujar Jen.
Baca Juga: Beda Jauh, Ini Perbandingan Anggaran Perang Pakistan dengan India
Dedolarisasi juga mulai terlihat di negara-negara seperti Taiwan, Malaysia, dan Vietnam, yang kini cenderung menggunakan mata uang lokal dalam transaksi internasional. Jen menambahkan, surplus eksternal yang dimiliki negara-negara Asia turut memperkuat kemampuan mereka untuk melindungi diri dari fluktuasi nilai dolar.
"Ekonomi Asia memiliki kemampuan dan alasan kuat untuk beralih dari dominasi dolar. Ketergantungan terhadap dolar tidak lagi menjadi keharusan, apalagi di tengah gejolak pasar global," ujar Jen.
(nng)
Lihat Juga :