Terungkap! Ini 3 Hal yang Buat Harga Emas Melambung Tinggi

Jum'at, 16 Mei 2025 - 07:25 WIB
“Suplai relatif terbatas kan tapi demand-nya begitu tinggi jadi aksi borong. Kalau aksi borongnya terus berlanjut, bisa saja harganya ke USD3.500 per ons, mungkin,” ujar Budi.

Budi melanjutkan, harga emas akan kembali normal apabila kondisi ekonomi global kembali stabil. Hal itu mendorong investor menjual aset emasnya dan kembali berinvestasi pada instrumen saham dan obligasi.

Selain itu, penguatan harga emas juga disebabkan oleh nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS yang melemah. Meski demikian, Budi menilai bahwa investasi pada instrumen emas tidak memberikan arus kas seperti saham, di mana jika berinvestasi saham para investor akan mendapatkan dividen.

Baca Juga: Harga Emas Antam Meroket Lagi, Nyaris Dekati Rp2 Juta per Gram

Namun, emas menjadi instrumen investasi yang paling diburu di tengah ketidakpastian ekonomi yang tinggi.“Jadi saat resesi, Covid, perang, itu pasti yang dikejar emas dan beberapa akan memindahkan dari saham dan obligasi ke emas,” tutur Budi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!