AS Cabut Sanksi Rusia Terkait Proyek Minyak Internasional
Jum'at, 16 Mei 2025 - 13:03 WIB
CPC mengoperasikan pipa utama yang mengangkut minyak dari Kazakhstan barat ke pantai Laut Hitam Rusia, dari mana minyak tersebut dikirim secara global menggunakan kapal tanker. Pipa sepanjang 1.511 kilometer ini adalah salah satu jalur ekspor terpenting untuk minyak Kazakhstan, dimana mengangkut lebih dari 80% ekspor minyak mentah negara tersebut.
Pipa minyak itu dimiliki bersama oleh beberapa perusahaan dan pemerintah. Rusia tercatat memegang 24% saham melalui operator milik negara, Transneft.
Pemegang saham besar lainnya termasuk Chevron, ExxonMobil, Lukoil Rusia, dan perusahaan minyak nasional KazMunayGas dari Kazakhstan. Beberapa perusahaan internasional kecil juga terpantau memiliki saham di proyek ini.
Sebagai informasi Tengizchevroil adalah perusahaan patungan yang mengelola ladang minyak besar Tengiz di Kazakhstan. Perusahaan ini dibentuk pada tahun 1993 dan dimiliki oleh Chevron (50%), ExxonMobil (25%), KazMunayGas (20%), dan Lukoil (5%).
Sebelumnya diberlakukan sanksi di bawah Perintah Eksekutif 14071, yang menargetkan layanan terkait proyek energi Rusia. Namun, otoritas AS telah memberikan pengecualian untuk proyek yang dianggap kritis bagi pasar energi global atau melibatkan pihak non-Rusia.
Pipa minyak itu dimiliki bersama oleh beberapa perusahaan dan pemerintah. Rusia tercatat memegang 24% saham melalui operator milik negara, Transneft.
Pemegang saham besar lainnya termasuk Chevron, ExxonMobil, Lukoil Rusia, dan perusahaan minyak nasional KazMunayGas dari Kazakhstan. Beberapa perusahaan internasional kecil juga terpantau memiliki saham di proyek ini.
Sebagai informasi Tengizchevroil adalah perusahaan patungan yang mengelola ladang minyak besar Tengiz di Kazakhstan. Perusahaan ini dibentuk pada tahun 1993 dan dimiliki oleh Chevron (50%), ExxonMobil (25%), KazMunayGas (20%), dan Lukoil (5%).
Sebelumnya diberlakukan sanksi di bawah Perintah Eksekutif 14071, yang menargetkan layanan terkait proyek energi Rusia. Namun, otoritas AS telah memberikan pengecualian untuk proyek yang dianggap kritis bagi pasar energi global atau melibatkan pihak non-Rusia.
Lihat Juga :