Diterpa Perang, IMF Prediksi Ekonomi Pakistan Tetap Tangguh dan Pendapatan Naik Rp1.138 Triliun

Jum'at, 16 Mei 2025 - 19:28 WIB
Sementara, IMF menekankan pentingnya efisiensi anggaran dengan menargetkan pengurangan belanja negara dari 21,6% produk domestik bruto (PDB) saat ini menjadi 20,3% di tahun fiskal berikutnya.

Meski demikian, total pengeluaran negara diperkirakan tetap meningkat hingga Rs26,57 triliun atau sekitar USD94,7 miliar setara Rp1.514 triliun, naik dari estimasi Rs18,9 triliun atau sekitar USD67,4 miliar setera Rp1.106 triliun tahun ini. Kenaikan tersebut sebagian disebabkan kebutuhan belanja keamanan yang masih dalam pembahasan.

Baca Juga: Perbandingan Ekonomi India dengan Pakistan: Bak Langit dan Bumi

Defisit fiskal Pakistan pun diperkirakan sedikit menyusut dari 5,6% PDB menjadi 5,1% atau setara dengan Rs6,67 triliun atau sekitar USD23,8 miliar atau setara Rp380 triliun. Sebagai bagian dari komitmen dalam program Extended Fund Facility (EFF), Kementerian Keuangan Pakistan juga menginstruksikan seluruh kementerian untuk mencantumkan rincian kebijakan terkait iklim dalam laporan subsidi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!