China Gencar Perang Lawan Dolar AS, Dunia Makin Butuh Yuan

Rabu, 21 Mei 2025 - 07:35 WIB
Upaya dedolarisasi yang dilakukan China sejalan dengan tren global di mana sejumlah negara mulai mengurangi ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Ketegangan geopolitik dan perang dagang menjadi salah satu faktor pendorong munculnya alternatif mata uang dalam perdagangan internasional.

Meskipun dolar AS masih mendominasi sistem keuangan global, pergeseran ini menandai adanya tantangan baru bagi dominasi tersebut. China, dengan kekuatan ekonomi dan infrastruktur keuangannya, berupaya mengisi ruang tersebut dengan memperluas pengaruh yuan.

Namun, para analis menilai bahwa jalan untuk menjadikan yuan sebagai mata uang global sepenuhnya masih panjang. Transparansi pasar, kebijakan moneter yang stabil, serta kepercayaan global menjadi faktor penting yang harus terus diperkuat oleh pemerintah China.

Kendati demikian, langkah-langkah yang telah diambil menunjukkan keseriusan Beijing dalam merancang masa depan keuangan global yang lebih multipolar. Penggunaan yuan yang semakin luas menjadi indikator dari strategi jangka panjang China dalam memainkan peran lebih besar di panggung ekonomi dunia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!