Bahlil Ungkap Fakta Mundurnya LG di Proyek Baterai Kendaraan Listrik Rp129 Triliun

Kamis, 22 Mei 2025 - 18:18 WIB
Dia merincikan, setelah pihak Indonesia membatalkan investasi dengan LG, pemerintah menggelar rapat untuk memutuskan penggantinya. Dari hasil rapat itu lanjut dia, akhirnya diputuskan menggandeng perusahaan asal China, Huayou untuk berinvestasi di bidang baterai EV.

“Lalu kemudian saya sama Pak Rosan, bersama-sama rapat dengan Pak Erick untuk kita mencari penggantinya yaitu Huayou. Ini informasinya yang clear,” ungkapnya.

Di sisi lain, Bahlil menjelaskan, nilai investasi yang akan diambil alih Huayou dari LG sekitar USD8 miliar atau setara Rp129,4 triliun (dengan kurs Rp16.175 per USD). Baca Juga: LG Batal Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik di RI, Menteri Rosan Ungkap Penggantinya

“Nah sekarang kurang lebih sekitar USD8 M, mulai sebagian dari hulu ke hilir sampai baterai Shell 20 giga, itu Alhamdulillah sudah diputuskan oleh bapak presiden dan atas arahanNYA sekarang sudah dilakukan konsorsium Huayou. Dan ini, ngga ada masalah lagi. Ini sudah siap dilakukan groundbreaking,” jelas dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!