Pakistan Kerek Anggaran Militer Jadi Rp525 Triliun, Terbesar dalam Sejarah

Minggu, 25 Mei 2025 - 09:45 WIB
Baca Juga: China Bela Pakistan, India Dikabarkan Bakal Hengkang dari BRICS

Di sisi lain, anggaran federal Pakistan justru diproyeksikan menyusut dari Rs18,9 triliun menjadi Rs17,2 triliun. Penurunan ini terutama disebabkan oleh berkurangnya pembayaran bunga utang, yang turun dari Rs9,8 triliun menjadi Rs7,5 triliun. Namun, pemotongan juga terjadi pada anggaran pembangunan infrastruktur, dari Rs1,4 triliun menjadi hanya Rs950 miliar.

Sementara, Dewan Pendapatan Federal Pakistan (FBR) menargetkan pendapatan pajak sebesar Rs13,5 triliun tahun depan dengan asumsi inflasi 10% dan pertumbuhan PDB 3%. Target ini dinilai ambisius mengingat defisit fiskal yang memburuk akibat beban utang.

Baca Juga: Serangan India Ungkap Kelemahan Senjata Pakistan yang Diimpor dari China

Pemerintah Pakistan saat ini masih bernegosiasi dengan Dana Moneter Internasional (IMF) untuk memperpanjang program bantuan keuangan. Pembicaraan difokuskan pada reformasi fiskal, termasuk efisiensi belanja dan peningkatan penerimaan negara.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!