Geng Baru Rusia Ini Buang Dolar AS Rp1.626 Triliun, Kemenangan Besar Dedolarisasi

Minggu, 25 Mei 2025 - 19:21 WIB
"Jika pangsa rubel dan mata uang nasional lainnya sekitar 70% dalam penyelesaian dengan mitra kami di EAEU, maka pada akhir tahun lalu kami mencapai rekor 93%," ujar Wakil Menteri Pembangunan Ekonomi Rusia, Dmitry Volvach, dilansir dari Watcher Guru, Minggu (25/5).

Dedolarisasi telah berkembang dan membutuhkan waktu satu dekade untuk mencapai arus utama keuangan. AS akan mengalami kerugian paling besar jika semakin banyak aliansi seperti EAEU yang melakukan dedolarisasi.

Baca Juga: Ramai di Media Sosial, Gerakan Pemuda Bertopeng Serukan Penggulingan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

Gedung Putih harus mengambil langkah-langkah konkret untuk menghentikan dedolarisasi atau berisiko kehilangan dominasi keuangan global. Jika tidak, negara-negara berkembang dapat mulai mengendalikan ekonomi dunia sementara AS terdesak ke kursi belakang.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!