Geng Baru Rusia Ini Buang Dolar AS Rp1.626 Triliun, Kemenangan Besar Dedolarisasi

Minggu, 25 Mei 2025 - 19:21 WIB
loading...
Geng Baru Rusia Ini...
Aliansi EAEU menyelesaikan perdagangan dengan mata uang lokal nyaris 100 persen meninggalkan dolar AS. FOTO/eurasianet.org
A A A
JAKARTA - Dedolarisasi akan mencapai puncaknya pada 2025 karena sejumlah aliansi meninggalkan dolar AS dan menggantinya dengan mata uang lokal untuk perdagangan. Uni Ekonomi Eurasia (EAEU) baru saja mengonfirmasi penyelesaian 93% perdagangan dalam mata uang nasional dengan mengesampingkan dolar AS. Hanya 7% dari transaksi lintas batas di antara mereka yang mencakup pembayaran dalam dolar AS.

Data terbaru menunjukkan, aliansi EAEU menyelesaikan perdagangan senilai hampir USD100 miliar atau setara Rp1.626 triliun pada 2024. Sebab itu, perdagangan senilai USD93 miliar di dalam EAEU diselesaikan dalam mata uang lokal tahun lalu. Hanya USD7 miliar transaksi lintas batas yang dibayar menggunakan dolar AS di antara negara-negara anggota.

Baca Juga: China Gencar Perang Lawan Dolar AS, Dunia Makin Butuh Yuan

Perkembangan ini menunjukkan dedolarisasi berakselerasi dengan cepat untuk meninggalkan dolar AS. Uni Ekonomi Eurasia terdiri dari 5 negara seperti Rusia, Armenia, Belarusia, Kazakhstan, dan Kirgistan. Blok EAEU memulai agenda dedolarisasi 10 tahun lalu dan mendapatkan momentum pada 2025.

Pada 2015, blok ini telah menyelesaikan 71% perdagangan dalam mata uang lokal. Pada 2025, mereka menyelesaikan pembayaran perdagangan dalam mata uang lokal menyentuh 93%.

"Jika pangsa rubel dan mata uang nasional lainnya sekitar 70% dalam penyelesaian dengan mitra kami di EAEU, maka pada akhir tahun lalu kami mencapai rekor 93%," ujar Wakil Menteri Pembangunan Ekonomi Rusia, Dmitry Volvach, dilansir dari Watcher Guru, Minggu (25/5).

Dedolarisasi telah berkembang dan membutuhkan waktu satu dekade untuk mencapai arus utama keuangan. AS akan mengalami kerugian paling besar jika semakin banyak aliansi seperti EAEU yang melakukan dedolarisasi.

Baca Juga: Ramai di Media Sosial, Gerakan Pemuda Bertopeng Serukan Penggulingan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

Gedung Putih harus mengambil langkah-langkah konkret untuk menghentikan dedolarisasi atau berisiko kehilangan dominasi keuangan global. Jika tidak, negara-negara berkembang dapat mulai mengendalikan ekonomi dunia sementara AS terdesak ke kursi belakang.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Rekomendasi
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Mo Salah dan Akhir Penantian...
Mo Salah dan Akhir Penantian 92 Tahun Mesir di Piala Dunia
5.000 Jembatan Gantung...
5.000 Jembatan Gantung Dibangun, Prabowo Ingin Percepat Konektivitas Pelosok
Berita Terkini
Lindungi Generasi Muda,...
Lindungi Generasi Muda, Sejumlah Elemen Dukung Standardisasi Kemasan Rokok
Mendag Busan Pastikan...
Mendag Busan Pastikan Harga MinyaKita Tak Jadi Naik
Semringah di Pembukaan,...
Semringah di Pembukaan, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,25% ke 6.099
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo Energy dan BP per 22 Juni 2026
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved