Perusahaan Raksasa Tanker Rusia Dihantam Sanksi, Sovcomflot Rugi Rp6,3 Triliun

Senin, 26 Mei 2025 - 06:00 WIB
Perusahaan tanker raksasa asal Rusia, Sovcomflot menelan kerugian bersih sebesar USD393 juta atau setara Rp6,3 triliun pada kuartal pertama di 2025. Foto/Dok
JAKARTA - Perusahaan tanker raksasa asal Rusia , Sovcomflot menelan kerugian bersih sebesar USD393 juta atau setara Rp6,3 triliun (dengan kurs Rp16.101 per USD) pada kuartal pertama di 2025. Penurunan tersebut disebabkan sanksi baru oleh Barat yang berdampak terhadap operasional, penyusutan pendapatan, hingga membuat beberapa kapal terpaksa parkir.

Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa telah memberlakukan sanksi terhadap Sovcomflot dan armadanya pada tahun 2024 untuk mencoba mengurangi pendapatan Rusia dari penjualan minyak yang dapat digunakan untuk membiayai perang di Ukraina.



Baca Juga: AS Cabut Sanksi Rusia Terkait Proyek Minyak Internasional

Pada bulan Januari, Amerika Serikat memasukkan kapal-kapal tanker milik Sovcomflot ke dalam daftar aset yang dikenakan sanksi dan mencabut lisensi AS yang diberikan tahun lalu, yang mengizinkan beberapa kapal dalam armadanya untuk beroperasi meskipun ada sanksi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!