Perusahaan Raksasa Tanker Rusia Dihantam Sanksi, Sovcomflot Rugi Rp6,3 Triliun

Senin, 26 Mei 2025 - 06:00 WIB
Sovcomflot yang melaporkan penurunan pendapatan di kuartal pertama sebesar 49% dibandingkan tahun lalu menjadi USD278,5 juta, mengungkapkan bahwa sanksi Januari sangat berdampak, lantaran menciptakan kesulitan komersial dan mengganggu operasional.

"Peningkatan sanksi Barat telah membuatnya semakin sulit untuk mengoperasikan armada dan mengakibatkan penurunan pendapatan, serta membuat beberapa kapal tidak dapat beroperasi karena dikenakan sanksi," kata Sovcomflot dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga: Kembali Untung usai Digerus Sanksi Barat, Gazprom Raup Rp245,6 Triliun

"Dalam periode pelaporan, pembatasan sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya diterapkan pada perusahaan dan kapalnya, hingga menciptakan masalah komersial dan gangguan operasional tambahan dalam mengoperasikan armada," kata Sovcomflot.

Laba grup sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) turun hampir 69% secara year-on-year (YoY) menjadi USD105 juta. Sovcomflot menganggap sanksi-sanksi tersebut ilegal.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!