Harga Minyak Mentah Dunia Bergelombang Pasca Libur Buruh

Selasa, 08 September 2020 - 10:39 WIB
Brent turun pada hari Senin setelah Aramco Arab Saudi, eksportir minyak utama dunia memangkas harga jual resmi mereka untuk bulan Oktober. Dimana hal itu dipandang sebagai tanda pertumbuhan permintaan mungkin tersendat karena kasus COVID-19 terus meningkat di seluruh dunia.

(Baca Juga: Harga Minyak Dunia Anjlok Saat Saudi Pangkas Harga dan Permintaan Lesu )

Yang juga membebani pasar adalah musim pemeliharaan yang akan datang untuk kilang AS, yang dapat memangkas permintaan minyak mentah sebesar 1,5 juta hingga 2 juta barel per hari. WTI dan Brent telah keluar dari rata-rata posisi di sepanjang Agustus, dengan WTI sekarang di bawah USD40 setelah diperdagangkan sekitar USD42 untuk sebagian besar bulan itu.

Brent turun dari sekitar USD45. Pasar telah terbantu oleh melemahnya dolar AS, yang sejak itu sedikit mencetak rebound. “Ini mengikuti tanda-tanda mengkhawatirkan kebangkitan kembali kasus COVID-19 di bagian lain dunia. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa pemulihan permintaan baru-baru ini dapat berhenti karena masyarakat secara umum tetap berhati-hati tentang bepergian,” kata ANZ Research.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!