Pasar Cemas, Lonjakan Utang G7 Picu Kekhawatiran Krisis Global Baru

Rabu, 04 Juni 2025 - 11:03 WIB
Pemerintah tampaknya siap untuk meningkatkan belanja untuk pertahanan dan kesehatan, meskipun berjanji untuk tidak menaikkan pajak. IMF mendesak Reeves untuk tetap berpegang pada rencana pinjaman publik yang lebih rendah. Pengakhiran penjualan obligasi Bank of England yang aktif secara dini dapat mendukung pasar emas.

Baca Juga: Pria Inggris Bocorkan Rahasia Teknologi Militer AS ke China, Sebut Xi Jinping Bos

4. Prancis

Tekanan di pasar obligasi Prancis telah berkurang, meskipun tahun lalu didorong oleh kekhawatiran ketidakstabilan politik. Premi risiko yang diminta investor untuk memegang utang Perancis dibandingkan Jerman telah menurun. Namun, kehati-hatian tetap diperlukan, terutama menjelang pengumuman roadmap pemangkasan defisit oleh Perdana Menteri Francois Bayrou.

5. Italia

Italia kini menunjukkan peningkatan stabilitas politik dan ekonomi, dengan defisit anggaran yang diperkirakan turun menjadi 3,4% dari output pada 2024. Meskipun Italia masih menghadapi tantangan utang jangka panjang, kinerja yang relatif lebih baik dibandingkan negara-negara seperti Perancis mendukung obligasi mereka.

Selisih imbal hasil obligasi 10 tahun Italia dan Jerman mendekati level terendah sejak 2021, yaitu di bawah 100 basis poin. Meskipun tantangan masih ada, perbaikan ini menunjukkan bahwa Italia dapat mengatasi tekanan utang yang lebih besar.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!