Ketergantungan Afrika Selatan pada Batu Bara Membahayakan Ekonomi
Selasa, 10 Juni 2025 - 08:33 WIB
Laporan tersebut menyatakan bahwa Afrika Selatan berada "dalam posisi yang baik untuk menjadi pemasok utama barang-barang emisi rendah."
Baca Juga: Bantuan AS ke Afrika Selatan Dibekukan, Terkait BRICS?
Salah satu kekuatan pendorong di balik dorongan dekarbonisasi adalah Mekanisme Penyesuaian Perbatasan Karbon (CBAM) Uni Eropa. Diadopsi pada tahun 2022, kebijakan ini memberlakukan harga karbon pada impor barang seperti baja, aluminium, dan semen dari negara-negara dengan standar lingkungan yang lebih rendah.
Periode uji coba dimulai pada Oktober 2023 sebelum penerapan penuh undang-undang tersebut pada tahun 2026. Bank Sentral Afrika Selatan telah memperingatkan bahwa tarif berbasis karbon bisa mengurangi ekspor hingga 10% dan bahkan CBAM saja bisa memperkecil ekspor ke UE sebesar empat persen pada tahun 2030.
Baca Juga: Bantuan AS ke Afrika Selatan Dibekukan, Terkait BRICS?
Salah satu kekuatan pendorong di balik dorongan dekarbonisasi adalah Mekanisme Penyesuaian Perbatasan Karbon (CBAM) Uni Eropa. Diadopsi pada tahun 2022, kebijakan ini memberlakukan harga karbon pada impor barang seperti baja, aluminium, dan semen dari negara-negara dengan standar lingkungan yang lebih rendah.
Periode uji coba dimulai pada Oktober 2023 sebelum penerapan penuh undang-undang tersebut pada tahun 2026. Bank Sentral Afrika Selatan telah memperingatkan bahwa tarif berbasis karbon bisa mengurangi ekspor hingga 10% dan bahkan CBAM saja bisa memperkecil ekspor ke UE sebesar empat persen pada tahun 2030.
(akr)
Lihat Juga :