Duh! Mulai Banyak UMKM Jatuh Miskin Nggak Bisa Bayar Utang Bank

Selasa, 08 September 2020 - 17:33 WIB
"Kita sedang mencoba menggunakan berbagai cara agar mereka survive karena mereka harus ada omzet walaupun jumlahnya turun. Tapi pertanyaannya, survive sampai kapan? Ini sangat terkait juga dengan sejauh mana kita bisa mengatasi Covid-19. Semakin cepat teratasi, semakin cepat pulih," ungkap Teten.

Baca Juga: Gimana Mau Bangkit? Anggaran Belanja UMKM Rp307 Triliun Baru Terserap 20%

Dia mengatakan, hingga saat ini, penyerapan program restrukturisasi pinjaman sudah mencapai 61%. Menurutnya, ini sudah cukup bagus, meskipun di beberapa anggaran ada estimasi yang dinilainya berlebihan. "Anggaran yang ini, mungkin tidak akan terserap maksimum, tapi kami sedang berusaha mengalihkan ke program lain," ucap Teten.

Lanjut Teten, selepas Agustus ada Bantuan Presiden (Banpres) produktif Rp2,4 juta bagi 12 juta pelaku usaha mikro yang diberikan untuk modal usaha. Pasalnya, banyak UMKM yang modal usaha tergerus untuk makan keluarga. "Sehingga kalau tidak diberi pembiayaan segera, otomatis usaha mereka akan terancam. Ini yang kita berikan bantuan hibah, bukan kredit. Kita harapkan mereka masih bisa bertahan," ujarnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!