Nord Stream Disabotase, Rusia: Dunia Menyaksikan Munculnya Tantanan Energi Baru

Rabu, 25 Juni 2025 - 09:00 WIB
"Listrik harus disalurkan ke setiap rumah dan setiap perusahaan industri dengan harga yang terjangkau," kata Menteri Tsivilev, yang juga menyoroti pentingnya metode produksi energi ramah lingkungan.

Menyoroti pentingnya transisi energi yang adil, Tsivilev mengutarakan pipa gas Nord Stream yang dibangun antara Rusia dan Eropa sebagai cara termurah untuk mengirimkan gas Rusia dengan harga terjangkau yang mendukung kecepatan perkembangan industri. Namun Ia menambahkan, pipa tersebut diledakkan untuk mencegah energi murah mencapai wilayah tersebut.

Menteri tersebut juga mengkritik "pemaksaan dekarbonisasi dan agenda hijau pada semua negara" sebagai contoh utama dari perusakan keamanan energi. Ia mengacu pada pemadaman listrik besar-besaran yang mempengaruhi seluruh Semenanjung Iberia di Eropa, yang disebabkan oleh ketergantungan berlebihan pada sumber energi yang tidak dapat diandalkan seperti tenaga surya dan angin.

Baca Juga: Debat Soal Nord Stream di PBB, China Dukung Rusia Melawan Barat

Sebagai kesimpulan, Tsivilev menekankan, bahwa pendekatan yang saat ini diadopsi akan membentuk masa depan generasi mendatang, serta mendefinisikan seperti apa dunia nantinya di tengah pertumbuhan permintaan energi yang sangat besar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!