Perbandingan PDB Iran vs Israel, Inovasi versus Isolasi
Rabu, 25 Juni 2025 - 13:12 WIB
Secara per kapita, PDB Israel meningkat 2,2% pada kuartal pertama tahun ini. Baca Juga: Ekonomi Israel Harus Membayar Mahal Perang dengan Iran
Biro statistik merevisi proyeksi pertumbuhan kuartal keempat 2024 menjadi 1,9% secara tahunan dari sebelumnya 2,1%. Konflik di Gaza menyebabkan tingkat pertumbuhan ekonomi sebesar 1,8% pada 2023 dan 1,0% pada 2024. Bank Israel bulan lalu menurunkan proyeksi pertumbuhannya untuk 2025 menjadi 3,5% dari sebelumnya 4,0%.
Para pembuat kebijakan diperkirakan tidak mungkin menurunkan suku bunga jangka pendek dalam waktu dekat, terutama dengan inflasi yang tetap di atas target tahunan pemerintah sebesar 1-3%.
Lembaga statistik mengatakan, bahwa tingkat inflasi tahunan telah melonjak menjadi 3,6% pada bulan April. Diperkirakan dalam sebuah jajak pendapat Reuters, bahwa inflasi akan melambat menjadi 3,1% dari angka tahunan 3,3% pada bulan Maret.
Pada kuartal pertama, pengeluaran swasta turun 5%, sementara ekspor menyusut 1,8% dan pengeluaran pemerintah menyusut 0,2%. Pertumbuhan ekonomi didorong oleh kenaikan investasi sebesar 8,7%, terutama lonjakan 28% dalam pembangunan perumahan. Dengan mengecualikan sektor publik, PDB tumbuh tahunan sebesar 4,4%.
Iran memiliki ekonomi yang sangat beragam. Meskipun negara ini merupakan salah satu produsen minyak terbesar di dunia, sektor minyak hanya menyumbang 23% dari PDB. Kontributor terbesar terhadap PDB adalah sektor jasa (sekitar 50% dari total hasil produksi).
Dalam sektor jasa, yang paling penting adalah real estate dan jasa khusus dan profesional (14% dari PDB); perdagangan, restoran, dan hotel (12% dari PDB); serta layanan publik (10% dari PDB). Manufaktur dan pertambangan menyumbang 20% dari PDB, sedangkan sektor pertanian menyumbang 10%.
Biro statistik merevisi proyeksi pertumbuhan kuartal keempat 2024 menjadi 1,9% secara tahunan dari sebelumnya 2,1%. Konflik di Gaza menyebabkan tingkat pertumbuhan ekonomi sebesar 1,8% pada 2023 dan 1,0% pada 2024. Bank Israel bulan lalu menurunkan proyeksi pertumbuhannya untuk 2025 menjadi 3,5% dari sebelumnya 4,0%.
Para pembuat kebijakan diperkirakan tidak mungkin menurunkan suku bunga jangka pendek dalam waktu dekat, terutama dengan inflasi yang tetap di atas target tahunan pemerintah sebesar 1-3%.
Lembaga statistik mengatakan, bahwa tingkat inflasi tahunan telah melonjak menjadi 3,6% pada bulan April. Diperkirakan dalam sebuah jajak pendapat Reuters, bahwa inflasi akan melambat menjadi 3,1% dari angka tahunan 3,3% pada bulan Maret.
Pada kuartal pertama, pengeluaran swasta turun 5%, sementara ekspor menyusut 1,8% dan pengeluaran pemerintah menyusut 0,2%. Pertumbuhan ekonomi didorong oleh kenaikan investasi sebesar 8,7%, terutama lonjakan 28% dalam pembangunan perumahan. Dengan mengecualikan sektor publik, PDB tumbuh tahunan sebesar 4,4%.
Ekonomi Iran
Ekonomi Iran tumbuh 1,6% secara year-on-year (YoY) pada kuartal keempat tahun 2024, melambat dari pertumbuhan 3,1% pada periode sebelumnya. Tingkat Pertumbuhan PDB Tahunan di Iran rata-rata sebesar 3,99% dari tahun 1963 hingga 2024, mencapai level tertinggi sepanjang masa sebesar 23,01% pada kuartal kedua tahun 1992 dan level terendah sebesar -12,54% pada kuartal keempat tahun 1979.Iran memiliki ekonomi yang sangat beragam. Meskipun negara ini merupakan salah satu produsen minyak terbesar di dunia, sektor minyak hanya menyumbang 23% dari PDB. Kontributor terbesar terhadap PDB adalah sektor jasa (sekitar 50% dari total hasil produksi).
Dalam sektor jasa, yang paling penting adalah real estate dan jasa khusus dan profesional (14% dari PDB); perdagangan, restoran, dan hotel (12% dari PDB); serta layanan publik (10% dari PDB). Manufaktur dan pertambangan menyumbang 20% dari PDB, sedangkan sektor pertanian menyumbang 10%.
(akr)
Lihat Juga :