PHE ONWJ Lepas Anjungan OOA ke Pesisir Laut Jawa
Rabu, 25 Juni 2025 - 21:56 WIB
Direktur Pengembangan dan Produksi PT Pertamina Hulu Energi, Awang Lazuardi, menyatakan keberadaan Anjungan OOA akan mendukung target peningkatan produksi migas nasional. "Ini bagian dari upaya kami dalam mendukung swasembada energi, sejalan dengan program Asta Cita Presiden," kata dia dalam keterangannya, Rabu (25/6).
Deputi Eksploitasi SKK Migas, Taufan Marhaendrajana, menambahkan, proyek-proyek strategis seperti ini penting untuk mengkonversi cadangan migas menjadi produksi nyata serta memperlambat penurunan alami produksi nasional.
VP Production & Operations Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa, Rahmat Ali Hakim, menyebut proyek ini sebagai kontribusi penting dalam menjaga ketahanan energi nasional. "Kami mendukung penuh upaya peningkatan produksi migas secara bertanggung jawab dan berkelanjutan," ujar dia.
Proyek ini melibatkan kolaborasi berbagai entitas di lingkungan Pertamina, termasuk teknik rekayasa, pengadaan, fabrikasi, instalasi anjungan, serta penyediaan kapal berbendera Indonesia. Seluruh pekerjaan dijalankan oleh kontraktor nasional PT Meindo Elang Indah dengan standar keselamatan tinggi di laut dan darat.
Menariknya, PHE ONWJ juga mengintegrasikan energi terbarukan dalam proyek ini. Panel surya berkapasitas 14,22 kW dipasang di Anjungan OOA untuk memenuhi kebutuhan listrik anjungan lepas pantai, sebagai bagian dari upaya menurunkan jejak karbon di sektor migas.
Deputi Eksploitasi SKK Migas, Taufan Marhaendrajana, menambahkan, proyek-proyek strategis seperti ini penting untuk mengkonversi cadangan migas menjadi produksi nyata serta memperlambat penurunan alami produksi nasional.
VP Production & Operations Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa, Rahmat Ali Hakim, menyebut proyek ini sebagai kontribusi penting dalam menjaga ketahanan energi nasional. "Kami mendukung penuh upaya peningkatan produksi migas secara bertanggung jawab dan berkelanjutan," ujar dia.
Proyek ini melibatkan kolaborasi berbagai entitas di lingkungan Pertamina, termasuk teknik rekayasa, pengadaan, fabrikasi, instalasi anjungan, serta penyediaan kapal berbendera Indonesia. Seluruh pekerjaan dijalankan oleh kontraktor nasional PT Meindo Elang Indah dengan standar keselamatan tinggi di laut dan darat.
Menariknya, PHE ONWJ juga mengintegrasikan energi terbarukan dalam proyek ini. Panel surya berkapasitas 14,22 kW dipasang di Anjungan OOA untuk memenuhi kebutuhan listrik anjungan lepas pantai, sebagai bagian dari upaya menurunkan jejak karbon di sektor migas.
Lihat Juga :