Dari Balik Mesin Espresso ke Kursi CEO Flash Coffee

Rabu, 02 Juli 2025 - 21:29 WIB
Flash Coffee menargetkan 80 toko aktif hingga akhir 2025, termasuk ekspansi ke dua kota baru di luar Jakarta dan Bandung. Pertumbuhan ini akan berlanjut pada 2026, dengan target 130 toko, sejalan dengan visi jangka panjang perusahaan untuk mengoperasikan lebih dari 500 toko di seluruh Indonesia.

“Bardon memahami pelanggan, toko, serta apa yang dibutuhkan untuk membangun bisnis yang berkelanjutan,” ujar Executive Chairman Flash Coffee, Jakob Angele.

“Setelah pemulihan yang sangat sukses di 2024 dan performa solid di awal 2025, kini saatnya melangkah lebih jauh,” sambungnya.

Sejak resmi menjabat sebagai CEO pada Februari, Bardon telah membangun fondasi pertumbuhan yang kuat - mulai dari mempertajam eksekusi, menyempurnakan standar operasional prosedur (SOP), hingga memperkuat budaya kerja yang efisien dan berorientasi pada pelanggan. Dengan pendekatan “less is more”, ia berhasil mempertahankan performa yang konsisten dan siap membawa Flash Coffee ke skala pertumbuhan berikutnya.

Kepemimpinan yang Berkelanjutan

Pendiri Flash Coffee, David Brunier dan Sebastian Hannecker akan mundur dari peran operasional sehari-hari untuk fokus mengembangkan venture terbaru mereka. Meski begitu, keduanya tetap menjadi pemegang saham, penasihat strategis, dan mitra terpercaya dalam perjalanan Flash Coffee ke depan.

Baca Juga: Seruput Macadamia Latte, Menu Andalan Flash Coffee yang Menyehatkan Terbuat dari Kacang Termahal

“Kami sangat yakin Bardon adalah sosok yang tepat untuk melanjutkan pertumbuhan Flash Coffee. Kami akan terus mendukung Bardon dan tim sebagai advisor dan pemegang saham, sambil mempersiapkan project kami selanjutnya," tutur Founder & mantan CEO Flash Coffee, David Brunier.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!